Home Music KOLABORASI SPESIAL: VANESSA ZEE FEAT. JUICY LUICY- LIVE SESSION “BERKACA-KACA”

KOLABORASI SPESIAL: VANESSA ZEE FEAT. JUICY LUICY- LIVE SESSION “BERKACA-KACA”

0

Vanessa Zee berkolaborasi bersama Juicy Luicy dalam sebuah live session eksklusif yang memadukan vokal lembut dan nuansa visual yang hangat. Membawakan lagu bertema kecewa akibat cinta, chemistry keduanya menghadirkan pengalaman emosional yang dekat dan personal bagi pendengar.

Kolaborasi ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Vanessa sebagai musisi yang dikenal melalui karakter vokalnya yang lembut namun kuat, serta penghayatan mendalam terhadap lagu yang dibawakan. Bersama Juicy Luicy- grup yang identik dengan karya-karya bertema patah hati- live session “Berkaca-kaca” merayakan keberanian untuk jujur pada rasa sakit sekaligus proses untuk menerima kenyataan pahit yang ditelan karena rasa cinta yang masih terlalu besar. Uniknya, “Berkaca-kaca” merupakan lagu yang diciptakan oleh Iqbal Siregar yang merupakan tim Juicy Luicy bersama dengan Denis Ligia (gitar) dan Faishal M Fasya (keys) yang turut terlibat langsung bersama Vanessa pada proyek kolaborasi ini.

Tentang Vanessa Zee

Vanessa Zee merupakan penyanyi pendatang baru jebolan ajang pencarian bakat yang mengusung genre pop-indie. Dara kelahiran 2004 ini memiliki suara yang berkarakter dan selalu bisa menyampaikan rasa dari setiap lagu yang ia bawakan.

Tentang ‘Berkaca-kaca’

Cinta seharusnya mendatangkan perasaan bahagia, hubungan asmara seharusnya membuat yang terlibat di dalamnya berbunga-bunga. Tapi bagaimana jadinya jika bukan bahagia maupun hati berbunga yang menjadi hasilnya, melainkan mata yang berkaca-kaca?

Melalui rilisan terbaru “Berkaca-kaca”, Vanessa Zee menyampaikan rasanya terlibat di dalam sebuah hubungan asmara yang membuat mata berkaca-kaca. Rasa pahit, kecewa, dan sakit hati sudah jadi makanan sehari-hari tetapi anehnya masih ada tekad untuk mencoba kuat bertahan. Tak dihiraukan lagi nasihat orang-orang terdekat untuk lebih memilih kebahagian diri sendiri karena masih ada secercah harapan kecil bahwa sang pendamping dapat lembut hati kembali. Karena sejatinya ketika kita jatuh cinta, indra pengecap pun kehilangan kemampuannya untuk menyesap rasa pahit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version