warnaplus.press, Jajaran eksekutif Maxim, termasuk Development Director Dirhamsyah, menyamar sebagai pengemudi Maxim Bike di Jabodetabek untuk memantau langsung operasional dan kualitas layanan.

Turun langsung ke lapangan memungkinkan manajemen berinteraksi dengan penumpang, menerima masukan, dan mengevaluasi aplikasi pengemudi untuk pengembangan layanan ke depan.
Dirhamsyah menyampaikan pengalaman langsung ini penting untuk memahami kondisi nyata, mulai dari menerima order, bertemu penumpang, hingga menjalankan aplikasi, agar Maxim tahu area yang perlu ditingkatkan.
Pengecekan menunjukkan sistem Maxim berjalan baik, termasuk fitur verifikasi wajah untuk keamanan, meski sosialisasi lebih lanjut tetap akan dilakukan kepada mitra pengemudi.
Layanan Bike Sangat Hemat mendapat respons positif, terutama bagi pengguna yang memanfaatkan Maxim sebagai penghubung ke transportasi umum seperti commuter line atau LRT.
Program turun lapangan ini akan dijalankan secara berkala agar evaluasi dan peningkatan layanan dilakukan tepat sasaran sesuai dinamika pengemudi dan penumpang.
Sejak 2018, Maxim hadir di lebih dari 350 kota di Indonesia dan terus memperluas layanan transportasi daring demi memenuhi kebutuhan pengguna di berbagai wilayah.