Tuesday, February 24, 2026
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBankPerbankan Syariah Dinilai Perlu Dukungan Adil untuk Perkuat Daya Saing dan Inovasi

Perbankan Syariah Dinilai Perlu Dukungan Adil untuk Perkuat Daya Saing dan Inovasi

warnaplus.press, Pakar ekonomi syariah Handi Risza menilai skala dan dukungan ekosistem menjadi faktor penting yang menentukan kemampuan bank dalam berinvestasi pada teknologi, sistem informasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Hal tersebut dinilai berdampak langsung terhadap efisiensi serta inovasi produk perbankan di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.

Ia menjelaskan bahwa bank dengan kapasitas permodalan yang kuat cenderung lebih leluasa melakukan transformasi digital dan penguatan layanan. Dengan investasi yang memadai, produk dan layanan perbankan dapat menjadi lebih kompetitif, efisien, serta mampu menjawab kebutuhan nasabah yang terus berkembang.

Handi juga menyoroti perbedaan struktur pendanaan antara bank konvensional dan bank syariah. Menurutnya, bank konvensional memiliki akses yang lebih besar terhadap dana murah, seperti rekening giro pemerintah, sehingga biaya dana dapat ditekan lebih rendah dibandingkan bank syariah.

Sementara itu, bank syariah lebih banyak menghimpun dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan dan deposito. Karakteristik dana tersebut dinilai relatif lebih mahal, sehingga turut memengaruhi struktur pembiayaan dan daya saing harga produk yang ditawarkan kepada nasabah.

Terkait skema pembiayaan, Handi menjelaskan bahwa angsuran pada akad jual beli seperti murabahah sering kali terlihat lebih tinggi di awal karena menggunakan sistem fixed rate. Namun, skema ini justru memberikan kepastian cicilan hingga akhir periode kontrak sehingga nasabah memiliki kejelasan dalam perencanaan keuangan.

Ia juga menekankan bahwa denda keterlambatan dalam perbankan syariah tidak diakui sebagai pendapatan perusahaan. Dana tersebut dialokasikan untuk kepentingan sosial, sehingga selaras dengan prinsip keadilan dan nilai-nilai syariah yang menjadi dasar operasional lembaga keuangan syariah.

Dari sisi kepatuhan, Handi menyebut kehalalan produk dan layanan perbankan syariah terjaga melalui pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Mekanisme ini dinilai mampu meminimalkan potensi manipulasi maupun akad yang bertentangan dengan prinsip syariah Islam.

Sebagai penutup, Handi Risza berharap pemerintah dapat memberikan perlakuan yang lebih adil dalam mendukung ekosistem perbankan syariah. Ia mendorong adanya penempatan rekening giro lembaga keagamaan di bank syariah secara proporsional, pemberian insentif pajak, serta penguatan permodalan bank syariah milik negara.

Menurutnya, kritik yang disampaikan oleh pihak pemerintah, termasuk Menteri Keuangan, seharusnya dipandang sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab terhadap pengembangan industri keuangan nasional. Ia berharap ke depan kebijakan yang diambil dapat lebih fair dan berimbang agar perbankan syariah mampu tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments