HomeMoviesPELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

Jakarta — Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam  membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press  Conference film “Panggung Terlarang”. Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran  karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi  ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana  tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival  de Cannes.  

Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP)  jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara  terstruktur—mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial  lintas platform dalam satu kerangka bisnis yang adaptif dan scalable. 

Dalam tahap produksi, dua film panjang utama menjadi fondasi awal, yakni “Panggung  Terlarang” yang ditulis dan disutradarai oleh Bani Marhaen, serta “Pintu Belakang” yang  ditulis dan disutradarai oleh BW Purba Negara. Kedua proyek ini merepresentasikan  pendekatan sinematik yang kuat, reflektif, dan berakar pada realitas sosial. 

Bintang Cahaya Sinema tengah menyiapkan sejumlah film panjang yang akan segera  memasuki tahap produksi, di antaranya “Broken Home” dengan penulis Evelyn Afnilia yang  diangkat dari kisah nyata dan banyak terjadi di sekeliling kita; “Paraji” dengan penulis BW  Purba negara ; “Petarung” dengan penulis Anggoro Saronto yang diangkat dari kisah nyata  dari perjalanan hidup Dr. Hj. Titik Prasetyowati Verdi, S.H, M.H, juara dunia karate, serta “Di  Sini Bukan Rumahku: The Story of Hanako” yang di angkat dari kisah nyata Hanako yang  ditulis oleh Tisa TS. Film Aku Harap Ibu Kembali, yang ditulis dan disutradarai oleh Keny  Gulardi. Rangkaian proyek ini menghadirkan spektrum narasi yang kuat—mengangkat isu  kemanusiaan, dekat dengan kita, tentang ketahanan individu, peran perempuan, serta nilai nilai kultural yang memiliki resonansi universal. 

Selain film panjang, perusahaan juga mengembangkan karya film pendek sebagai bagian  dari strategi eksplorasi kreatif dan penguatan talenta dan siap berkompetisi di ajang festival  nasional dan international, Film pendek berjudul “Boru Ni Raja” diproduksi melalui  kolaborasi dengan BPODT (Badan Pelaksana Otorita Danau Toba) di bawah kepemimpinan  Jimmy Panjaitan selaku dirut BPODT, sebagai upaya mengangkat potensi budaya dan  pariwisata berbasis kearifan lokal dan perjuangan hidup seorang Ibu. Sementara itu, “Lost  Childhood” menjadi proyek penting sebagai debut penulis sekaligus sutradara Rizka  Shakira—produser dari Women from Rote Island—yang sekaligus menandai kemunculan  talenta baru melalui penampilan Nika sebagai pemeran utama di dalam film ini dengan  Analia Trisna sebagai co-producer. 

Partisipasi dalam Marché du Festival de Cannes menjadi langkah strategis dalam membuka  akses terhadap jejaring global—mencakup peluang co-production, distribusi internasional,  serta kemitraan investasi. Dengan pendekatan kuratorial yang terukur, Bintang Cahaya  Sinema tidak hanya membawa karya, tetapi juga membangun positioning konten Indonesia  sebagai bagian dari percakapan industri film dunia. 

Melalui penguatan riset pasar, diversifikasi genre, serta kolaborasi lintas sektor, perusahaan  menempatkan film sebagai aset kreatif yang memiliki nilai artistik, ekonomi, dan kultural  secara simultan. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem  industri yang lebih progresif, inklusif, dan berdaya saing global. 

Adapun Press Conference diselenggarakan pada Sabtu, 11 April 2026, bertempat di Resto  Gili Asian Cuisine, Bekasi, dengan registrasi media dimulai pukul 12.30 WIB dan acara  utama berlangsung pukul 14.00 WIB hingga selesai. 

Bintang Cahaya Sinema memandang media sebagai mitra strategis dalam membangun  narasi publik, memperluas jangkauan, serta mengakselerasi apresiasi terhadap karya.  Sinergi ini menjadi elemen penting dalam memperkuat eksistensi dan relevansi sinema  Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Sinopsis film Panggung Terlarang  

Film ini berkisah tentang Gin yang diperankan oleh Andriyan Didi, seorang mahasiswa yang  sedang melakukan persiapan pertunjukan untuk tugas akhirnya. Gin dibantu dua  sahabatnya Via ( pimpinan produksi ) yang diperankan oleh Irma Rihi, Beni ( dokumentasi)  yang diperankan oleh Hakiki Kamil, Kio ( pemeran utama pertunjukan ) yang diperankan oleh  Agoye Mahendra, Dinda ( pemeran Dewi Sri Poaci ) yang diperankan oleh Salsabila Zahra dan  Roni ( art departemen ) yang diperankan oleh Vanjhoov. Mereka berusaha mewujudkan  pementasan sebelumnya yang sempat gagal digelar, Namun kali ini Gin hanya punya waktu  satu bulan untuk merampungkan semuanya, jika pertunjukan ini gagal lagi, maka Gin  terancam tidak lulus. Perjalanan mereka tidak mudah, tiba-tiba investor yang mendanai  pertunjukan Gin membatalkan pendanaanya menjelang hari pertunjukan. Namun Gin dan  sahabatnya tidak menyerah, apapun yang terjadi mereka harus tetap menggelar  pertunjukan itu. Akhirnya mereka menggelar pertunjukan itu di Gedung Mandala Kencana,  gedung tua yang terbengkalai. Dan malapetaka pun terjadi. 

Catatan Produksi film Panggung Terlarang  

  • Judul Film : Panggung Terlarang 
  • Produksi : Bintang Cahaya Sinema 
  • Produser : Rizka Shakira 
  • Sutradara : Bani Marhaen 
  • Penulis : Bani Marhaen 

Cast :  

  • Irma Rihi sebagai Via 
  • Andriyan Didi sebagai Gin 
  • Agoye Mahendra sebagai Kio  
  • Vanjhoov sebagai Roni 
  • Hakiki Kamil sebagai Beni 
  • Widya Amor sebagai Kanaya
  • Salsabila Zahra sebagai Dinda
  • Iqbal sebagai Pak Rahman
  • Amanda sebagai Ibu Kantin 

Tentang Bintang Cahaya Sinema  

Bintang Cahaya Sinema adalah perusahaan produksi film yang berfokus pada  pengembangan konten sinematik berbasis narasi kuat, dengan pendekatan strategis yang  mengintegrasikan nilai kreatif, komersial, dan kultural, serta berorientasi pada pasar  nasional dan internasional. 

Project film terbaru Bintang Cahaya Sinema

Film Pendek :

  • Boru Ni Raja – Penulis & Sutrdara : BW Purbanegara
  • Last Childhood – Penulis & Sutradara : Rizka Shakira

Film Panjang :

  • Pintu Belakang – Penulis & Sutradara : BW Purbanegara
  • Panggung Terlarang – Penulis & Sutrdara : Bani Marhaen
  • Aku Harap Ibu Kembali – Penulis & Sutradara : Kenny Gulardi
  • Broken Home – Penulis : Evelyn Afnilia
  • Paraji – Penulis & Sutradara : BW Purbanegara
  • Petarung – Penulis : Anggoro Saronto
  • Disini Bukan Rumahku: Stroy of Hanako – Penulis : Tisa TS
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments