HomeSportsFIBA ungkap cara lolos ke basket 3x3 LA 2028 Olympics

FIBA ungkap cara lolos ke basket 3×3 LA 2028 Olympics

MIES (Swiss), Hitung mundur menuju Los Angeles 2028 sudah dimulai, dengan tim-tim kini dapat melihat bagaimana mereka bisa mewujudkan mimpi Olimpiade setelah sistem kualifikasi baru diluncurkan untuk penampilan ketiga bola basket 3×3 di Olimpiade.

Dengan hanya Amerika Serikat yang dijamin mendapat tempat sebagai tuan rumah Olimpiade, tersedia 11 tiket tambahan untuk kompetisi putra maupun putri. Sebanyak 5 tempat akan dialokasikan kepada Federasi Nasional dengan peringkat teratas (melalui alokasi regional) per 1 Desember 2027, sementara 6 tempat lainnya akan ditentukan melalui empat Turnamen Kualifikasi yang akan digelar antara Maret hingga Juni 2028.

Setelah kesuksesan gemilang Paris 2024 ketika basket 3×3 dimainkan di depan penonton untuk pertama kalinya, minat terhadap olahraga tim urban nomor satu di dunia diperkirakan akan semakin melonjak kali ini. Hal ini akan dipicu oleh apa yang dijanjikan sebagai perjalanan seru dan mendebarkan menuju ‘Road to LA 2028’.

Begini cara menentukan 12 tim per gender untuk LA 2028:

Federasi Peringkat Teratas

Sebanyak 5 tempat per gender akan ditentukan oleh Peringkat Federasi FIBA 3×3 per 1 Desember 2027. Negara dengan peringkat teratas dari Afrika (1), Amerika (1), Eropa (1), dan Asia-Pasifik (2, dengan minimal 1 dari Asia) akan mengamankan tiket Olimpiade mereka.

Pada Mei 2025, Dewan Pusat FIBA menyetujui perubahan signifikan pada proses Peringkat Federasi FIBA 3×3, memperluas cakupan menjadi 24 bulan, bukan 12 bulan. Dengan memastikan setiap pertandingan berarti, sistem peringkat ini sudah berlaku sejak 1 Desember 2025.

Menjelang akhir 2027, tepat separuh dari daftar peserta Olimpiade 3×3 untuk putra dan putri akan dikonfirmasi. Ini terdiri dari tuan rumah Olimpiade, Amerika Serikat (1), ditambah federasi dengan peringkat teratas melalui alokasi regional (5).

Perhatian kemudian akan beralih ke empat Turnamen Kualifikasi tak terlupakan pada 2028. Turnamen ini akan menentukan negara mana yang merebut 6 tiket terakhir untuk tiap gender.

Turnamen Kualifikasi Olimpiade 3×3

  • 2 tiket per gender akan tersedia di setiap Turnamen Kualifikasi Olimpiade 3×3 yang diselenggarakan FIBA.
  • Turnamen Kualifikasi Olimpiade – Universality akan menjadi yang pertama dimainkan dengan 12 tim. Berdasarkan prinsip Universality, peserta terdiri dari tuan rumah turnamen dan 11 tim lain berdasarkan Peringkat Federasi FIBA 3×3, terbatas pada negara yang tidak berpartisipasi dalam cabang bola basket di Tokyo 2020 dan/atau Paris 2024.
  • Turnamen Kualifikasi Olimpiade – Ranking akan menjadi yang kedua, juga dengan 12 tim. Peserta terdiri dari tuan rumah turnamen dan 11 tim lain berdasarkan Peringkat Federasi FIBA 3×3.
  • Sementara itu, 1 tiket per gender akan tersedia bagi pemenang masing-masing Turnamen Kualifikasi Olimpiade yang direncanakan FIBA untuk pertama kalinya menjadi bagian dari Olympic Qualifiers Series (OQS).
  • Turnamen Kualifikasi Olimpiade ketiga direncanakan terintegrasi dalam OQS dan berbasis pemenang Piala. Peserta terdiri dari tuan rumah turnamen dan 7 tim lain: Tuan rumah (1), juara Champions Cup 2026 (1), juara Champions Cup 2027 (1), masing-masing juara Piala Kontinental (4), dan juara Piala Dunia 2027 (1).
  • Turnamen Kualifikasi Olimpiade keempat dan terakhir juga direncanakan terintegrasi dalam OQS dan berbasis Peringkat Gabungan Federasi FIBA 3×3. Peserta terdiri dari tuan rumah turnamen dan 7 tim lain.

Semua Turnamen Kualifikasi Olimpiade akan mengikuti prinsip kesetaraan gender yang ketat dan akan digelar bersamaan untuk putra dan putri seperti sebelumnya.

Tentang FIBA 3×3

Seru, urban, dan inovatif, 3×3 terinspirasi dari berbagai bentuk streetball yang dimainkan di seluruh dunia dan dianggap sebagai olahraga tim urban nomor satu di dunia. Di bawah arahan FIBA, pertandingan mempertemukan dua tim berisi tiga pemain di setengah lapangan basket.

3×3 pertama kali dimainkan secara resmi di ajang internasional pada Olimpiade Remaja 2010 di Singapura. Sejak itu, olahraga ini berkembang dengan adanya sirkuit profesional tahunan untuk putra (World Tour) dan putri (Women’s Series), serta kompetisi tim nasional. 3×3 melakukan debut Olimpiade pada Olimpiade Tokyo 2020.

Untuk informasi lebih lanjut tentang 3×3, kunjungi fiba3x3.basketball atau akun resmi FIBA 3×3 di Douyin, Facebook, Instagram, Sina Weibo, Tencent, TikTok, Twitch, Twitter, Youku, dan YouTube, atau hubungi 3×3@fiba.basketball.

 

Apakah kamu mau saya buatkan versi ringkasnya juga, biar lebih mudah dipahami tanpa detail teknis panjang?

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments